Telaga Surup: Dari Mitos Angker Jadi Destinasi Selfie Berkabut ala Blambanganumpu
Telaga Surup di Blambanganumpu kini ramai dikunjungi wisatawan berkat pesona kabut paginya yang instagramable, meninggalkan kesan angker masa lalu.

Ringkasan Cepat (Key Facts)
- Lokasi: Desa Surup, Kecamatan Blambanganumpu, buka 24 jam dengan tiket masuk Rp10.000 (2025).
- Fenomena kabut tebal terjadi pukul 05.00–08.00 WIB, jadi spot foto favorit generasi Z.
- Pemkab Blambanganumpu memasang jalur trekking kayu dan gardu pandang baru pertengahan 2025.
- Festival Telaga Surup digelar tiap November dengan pertunjukan tari Gandrung dan kuliner lokal.
- Legenda setempat menyebut telaga ini bekas tapak kaki raja jin, kini jadi cerita pengantar tur.
Kabut Pagi yang Mengubah Segalanya
Dulu, warga Blambanganumpu menghindari Telaga Surup saat pagi buta. Kabut tebal yang menyelimutinya dianggap pertanda makhluk halus sedang mandi. Tapi sejak 2024, justru kabut itulah yang menarik ratusan anak muda datang sebelum matahari terbit. Mereka rela antre demi foto siluet di antara uap air yang membentuk efek 'awan pribadi'. Pengelola setempat bahkan membuat tanda 'Spot Foto Terbaik' di tiga titik strategis, termasuk di atas gardu pandang baru yang dibangun Mei 2025.
Modernisasi Tanpa Menghilangkan Mistis
Pemerintah setempat cerdas memadukan modernitas dan legenda. Jalur trekking dari kayu ulin dibangun mengelilingi telaga tanpa menebang pohon tua yang dianggap keramat. Setiap Sabtu malam, pemandu lokal bercerita tentang Ratu Telaga sambil memandu pengunjung melihat kunang-kunang. Uniknya, spot-spot mistis seperti batu 'persembahan' justru dipertahankan sebagai bagian dari pengalaman wisata. 'Kami jual rasa merinding yang aman,' kata Pak Darjo, ketua kelompok sadar wisata setempat.
Kuliner dan Ekonomi Kreatif yang Menggeliat
Warung-warung darat sekarang menjual kopi kekinian dengan nama-nama seperti 'Kabut Surup' dan 'Jin Nongkrong'. Pengunjung bisa menikmati sate kelinci khas Blambanganumpu sambil menunggu kabut pagi. UMKM setempat menjual gantungan kunci berisi air telaga yang diklaim membawa hoki. Yang viral di TikTok adalah workshop foto analog ala tahun 90-an menggunakan kamera lubang jarum, dengan latar belakang telaga.
Orang Juga Bertanya
Apa waktu terbaik berkunjung ke Telaga Surup?
Pukul 05.00–07.00 WIB untuk melihat kabut tebal, atau sore hari saat sunset menerpa permukaan air tenang.
Apa saja larangan di Telaga Surup?
Dilarang berenang, membuang sampah, atau memetik tanaman. Pengunjung juga diminta tidak berteriak demi menjaga ketenangan alam.
Ada penginapan dekat telaga?
Ada 5 homestay dalam radius 1 km dengan harga Rp150.000–Rp300.000/malam. Yang terdekat adalah Homestay Kabut Surup dengan desain rumah panggung tradisional.
Bagaimana cara ke Telaga Surup dari pusat Blambanganumpu?
Naik angkutan desa jurusan Surup (Rp15.000, 30 menit), lalu jalan kaki 500 meter. Bisa juga sepeda motor melalui jalur trekking baru.